Jerat Hukum Bagi Penyebar Capture Percakapan via BBM

Published January 4, 2013 by ISMAYA DWI AGUSTINA

Tanya:
Apakah capture dalam bentuk image terhadap percakapan via Blackberry Messenger yang disebarkan tanpa izin semua pihak yang terlibat dalam percakapan dapat dikenakan pelanggaran pasal-pasal dalam UU ITE? Akhir-akhir ini marak penyebaran capture yang bertujuan untuk menyebar fitnah atau pencemaran nama baik. Padahal, percakapan BBM biasanya hanya untuk dalam konteks privat. Terima kasih.

Jawab
RANDY ARNINTO, S.H., LL.M.
[Image: lt50c5eae39a82d.jpg]

Capture Blackberry Messenger (“BBM”) merupakan bentuk salinan/copy gambar atau teks yang pada umumnya berformat fail image (gambar). BBM yang dikirim oleh seseorang dapat ditujukan kepada penerima perseorangan maupun penerima kelompok (group). BBM yang ditujukan kepada penerima perseorangan, menurut pendapat kami, dapat dikatakan sebagai bentuk percakapan elektronik secara privat.

Penyebaran percakapan elektronik privat ke area publik baik melalui BBM group atau perseorangan, atau mungkin dengan cara disebarkan ke banyak penerima secara bebas (broadcast) merupakan bentuk pelanggaran privasi sebagaimana diatur dalam UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (“UU ITE”).

Dalam UU ITE terdapat dua pasal yang terkait dengan kemungkinan pelanggaran dalam penyebaran capture percakapan via BBM ini:

Pertama, yaitu ketentuan mengenai data pribadi yang terdapat pada Pasal 26 UU ITE. Jika di dalam capture percakapan via BBM tersebut terdapat data pribadi di antaranya nama, tulisan, dan/atau gambar yang dapat mengidentifikasikan seseorang maka penyebaran percakapan tersebut melalui media elektronik baik yang dilakukan oleh pihak di luar percakapan maupun oleh pihak yang ada dipercakapan harus dilakukan atas persetujuan orang yang bersangkutan. Pelanggaran terhadap Pasal 26 UU ITE ini dapat dikenakan sanksi perdata.

Quote:Berikut ini bunyi keseluruhan dari Pasal 26 UU ITE:
(1) Kecuali ditentukan lain oleh Peraturan Perundang-undangan, penggunaan setiap informasi melalui media elektronik yang menyangkut data pribadi seseorang harus dilakukan atas persetujuan Orang yang bersangkutan.
(2) Setiap Orang yang dilanggar haknya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat mengajukan gugatan atas kerugian yang ditimbulkan berdasarkan Undang-Undang ini.”

Kedua, yaitu ketentuan mengenai pencemaran nama baik. Jika dari penyebaran percakapan tersebut melalui media elektronik mencemarkan status/reputasi/kehormatan/nama baik dari seseorang, maka pihak yang dengan sengaja menyebarkan/mendistribusikan percakapan tersebut tanpa hak atau dapat dimaknai tanpa persetujuan orang yang bersangkutan melanggar ketentuan dalam pasal 27 ayat (3) UU ITE.

Quote:Bunyi Pasal 27 ayat (3) UU ITE adalah sebagai berikut:

”Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

Tindakan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU ITE ini diancam dengan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (1) UU ITE yaitu pidana penjara maksimal 6 (enam) tahun dan/atau denda maksimal Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Hal lain yang perlu diperhatikan terkait capture BBM adalah, mengingat bentuk file capture BBM adalah image, bukan tidak mungkin jika capture BBM diedit atau direkayasa dengan software perekayasa gambar sesuai kehendak pihak yang menyebarkan sehingga tampak seolah-olah sesuai dengan aslinya. Tidak ada yang bisa menjamin secara kasat mata bahwa capture BBM yang dikirimkan oleh seseorang itu pasti identik dengan format BBM sebagaimana aslinya. Dibutuhkan pengujian atau pengamatan ilmiah (misalnya melalui metode digital forensik) untuk memastikan suatu capture BBM adalah asli (sesuai dengan bentuk maupun konten asalnya).

Demikian jawaban kami, semoga bermanfaat.

Dasar Hukum:
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Bayi Belajar Bahasa Sejak dalam Kandungan

Published January 4, 2013 by ISMAYA DWI AGUSTINA

TEMPO.CO, Tacoma – Sejak kapan bayi belajar bahasa? Mungin banyak yang mengira setelah lahir. Jawaban itu salah. Sebuah penelitian mengungkapkan bayi belajar bahasa sejak dalam kandungan.

Studi yang dilakukan peneliti dari Pacific Lutheran University, Tacoma, Amerika, mengindikasikan bayi mempunyai kapasitas untuk belajar dan mengingat suara-suara dasar dari bahasa ibunya ketika usia kehamilan telah mencapai 30 pekan.

Pada usia kehamilan itu, mekanisme otak yang berkaitan dengan pendengaran telah sepenuhnya terbentuk. Karena itu, janin dalam kandungan mampu mendengar apa yang ibunya ucapkan dan menyerap elemen-elemen bahasa. Bayi juga mampu menggunakan apa yang mereka dengar selama 10 pekan terakhir kehamilan dan saat lahir untuk membedakan bahasa.

“Kita telah mengetahui lebih dari 30 tahun bahwa kita mulai belajar tentang suara dengan mendengar pembicaraan ibu kita ketika lahir,” kata Christine Moon, guru besar psikologi Pacific Lutheran University, yang juga mengepalai penelitian. “Tapi inilah studi pertama yang menunjukkan bahwa kita belajar tentang suara ucapan-ucapan dasar dari bahasa ibu sebelum kita lahir,” kata Christine sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis, 3 Januari 2013.

Dalam studi yang dipubikasikan jurnal Acta Paediatrica ini, penelitian melibatkan 40 bayi laki-laki dan perempuan berusia 30 jam di Kota Tacoma, Amerika, dan Stockholm, Swedia. Bayi-bayi itu diperdengarkan suara dalam bahasa ibu dan bahasa asing. Peneliti kemudian menilai reaksi mereka terhadap suara dengan mengukur seberapa lama mereka menghisap dot.

Hasilnya, bayi ditemukan menghisap dot dengan periode yang lama ketika mereka mendengar bahasa asing dan menghisap dot dengan waktu yang pendek saat mereka mendengar bahasa ibu mereka. Ini berarti bayi-bayi itu dapat membedakan apa yang mereka dengar dalam kandungan. Hisapan pendek diasosiasikan dengan suara yang familiar, sedangkan hisapan panjang diasosiasikan dengan suara yang tidak familiar.

from : http://www.tempo.co/read/news/2013/01/03/107451810

KPK Tingkatkan Sistem Integritas Cegah Korupsi

Published January 4, 2013 by ISMAYA DWI AGUSTINA

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan korupsi dilakukan secara terorganisasi yang dirancang secara matang untuk merampok kekayaan negara. KPK akan meningkatkan sistem integritas.

Menurut Wakil Ketua KPK bidang Pencegahan, Busyro Muqaddas mengatakan aktor-aktor korupsi masih didominasi lembaga-lembaga negara seperti, DPR, DPRD, eksekutif, dan lain-lain. Lembaga-lembaga negara itu secara sistematis membuat semacam jalan untuk merongrong beberapa kementerian sebagai sumber pendapatan mereka.

“Jadi seperti kementerian, BUMN, BUMD, dan lain-lain jadi sasaran korupsi,” ujar Busyro, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Dia mengukapkan, dominasi para pemangku jabatan ini semakin kuat kala sumber korupsi mereka memiliki sistem yang tidak memadai. KPK berupaya melakukan peningkatan sistem integritas dengan baik dengan sejumlah instansi negara sumber korupsi itu.

Busyro mencontohkan, KPK pernah melakukan kerjasama untuk meningkatkan kembali sistem integritas guna meminimalisasi kasus korupsi di beberapa kementerian. Kala itu di satu kementerian tengah dipimpin oleh direktur yang diduga menyelewengkan jabatannya. Dalam beberapa tahap, kementerian itu mampu keluar dari persoalan seraya mengganti direktur tersebut.

“Dalam jangka dua tahun kementerian tersebut nilai integritasnya meningkat, dan dua tahun kemudian kita (KPK) melepaskan kewenangan ini dan hasilnya persoalan ini bisa terselesaikan,” tuturnya.

from : http://politikindo.com/2013/01/02/kpk-tingkatkan-sistem-integritas-cegah-korupsi/

Lee Seung Gi Main Drama Bareng Suzy ‘miss A’

Published January 4, 2013 by ISMAYA DWI AGUSTINA
Browser anda tidak mendukung iFrame

(StarIN)

Jakarta – Aktor ganteng Lee Seung Gi akan kembali bermain drama. Kini ia akan beradu akting dengan aktris-idol Suzy ‘miss A’.

Drama itu berjudul ‘Book of The House of Gu’ dan akan tayang di stasiun televisi MBC. Drama itu akan menggantikan drama yang kini sedang tayang ‘Horse Doctor’.

‘Book of The House of Gu’ merupakan drama gabungan antara drama historis dan fantasi. Bercerita tentang Choi Kang Chi yang setengah manusia dan setengah monster rubah (gumiho).

Drama akan bercerita seputar perjalanan Kang Chi untuk menjadi manusia seutuhnya. Lee Seung Gi yang akan berperan sebagai Kang Chi.

Drama itu masih cukup lama akan tayang mengingat ‘Horse Doctor’ masih punya 23 episode yang tersisa.

from :

Browser anda tidak mendukung iFrame

(StarIN)

Jakarta – Aktor ganteng Lee Seung Gi akan kembali bermain drama. Kini ia akan beradu akting dengan aktris-idol Suzy ‘miss A’.

Drama itu berjudul ‘Book of The House of Gu’ dan akan tayang di stasiun televisi MBC. Drama itu akan menggantikan drama yang kini sedang tayang ‘Horse Doctor’.

‘Book of The House of Gu’ merupakan drama gabungan antara drama historis dan fantasi. Bercerita tentang Choi Kang Chi yang setengah manusia dan setengah monster rubah (gumiho).

Drama akan bercerita seputar perjalanan Kang Chi untuk menjadi manusia seutuhnya. Lee Seung Gi yang akan berperan sebagai Kang Chi.

Drama itu masih cukup lama akan tayang mengingat ‘Horse Doctor’ masih punya 23 episode yang tersisa.

from :

Browser anda tidak mendukung iFrame

(StarIN)

Jakarta – Aktor ganteng Lee Seung Gi akan kembali bermain drama. Kini ia akan beradu akting dengan aktris-idol Suzy ‘miss A’.

Drama itu berjudul ‘Book of The House of Gu’ dan akan tayang di stasiun televisi MBC. Drama itu akan menggantikan drama yang kini sedang tayang ‘Horse Doctor’.

‘Book of The House of Gu’ merupakan drama gabungan antara drama historis dan fantasi. Bercerita tentang Choi Kang Chi yang setengah manusia dan setengah monster rubah (gumiho).

Drama akan bercerita seputar perjalanan Kang Chi untuk menjadi manusia seutuhnya. Lee Seung Gi yang akan berperan sebagai Kang Chi.

Drama itu masih cukup lama akan tayang mengingat ‘Horse Doctor’ masih punya 23 episode yang tersisa.

from : http://hot.detik.com/music/read/2013/01/04/163845/2133465/1180/lee-seung-gi-main-drama-bareng-suzy-miss-a