Kau cinta abadiku, Ibu..

Published December 5, 2012 by ISMAYA DWI AGUSTINA

Kau cinta abadiku, Ibu..

Terkadang dunia itu kejam, setiap detiknya akan ada masalah yang timbul karena ulah kita. Saat aku menulis ini, bahkan aku sedang merasakan kesedihan yang begitu mendalam. Betapa besok di hari ibu aku ta bisa langsung menatap wajahmu ibu, satu alasanku kuat menjalani hidup dan bermimpi tentang kesuksesan di masa depan adalah karena Ibu. :)

Sesaat ketika aku ada masalah, dunia begitu terasa berat. Bahkan ketika aku berdiri di lift mall yang biasanya berjalan cepat akan terasa begitu lambat. Tak ada alasan bagiku untuk putus asa dalam hidup karenamu, karena semua kasih sayangmu. Meski sampai saat ini tak ada bukti nyata aku bisa benar-benar membahagiakanmu, aku akan terus berusaha, meski saat ini hanya sekedar angan belaka, tapi dengan doamu akan ku raih cita mulia.

Sebal rasanya ketika aku dilarang ini itu oleh Ibu, aku merasa sudah cukup dewasa untuk menentukan arah langkahku, aku ingin bebas menikmati hidupku, tapi sekali lagi aku tau, surgaku ada di telapak kakimu Ibu.

Diusiaku kini aku tersadar, di dunia ini ta pernah ada orang yang benar-benar baik, selain Allah, Ayah, Ibu dan Kakakku, rasa sayangku pada Ibu ada disetiap waktu, bahkan ketika aku merasa sebal dan marah pada Ibu.

Aku juga sadar, aku terlahir berbeda dengan kakakku, sifatku penuh keegoisan dan keras kepala, apapun yang ku mau selalu harus terkabul, tapi Ibu begitu baik untuk selalu mengabulkan itu.

Aku tau kesuksesanku adalah satu hal yang paling membahagiakan untuk Ibu :)

Seseorang yang selalu memaafkan segala kesalahanku adalah Ibu :)

Seseorang yang selalu menyebut namaku disetiap doanya adalah Ibu :)

Seseorang yang selalu sabar menghadapi semua keinginanku adalah Ibu :)

Aku ta cukup dewasa untuk sadar akan semua kebaikan Ibu, demi Ibu aku akan terus berjuang, menghadapi kerikil-kerikil tajam kehidupan. Bukankah orang hidup pasti selalu mendapatkan masalah? Dengan masalah seseorang akan lebih dekat dengan TuhanNya, dengan KeluargaNya terlebih dengan Ibunya.

Saat aku merasa sepi, saat aku merasa sunyi, tanpa adanya sahabat di sampingku, tanpa ada seseorang untuk ku jadikan pacar disampingku, aku tetap merasa bahagia karena ada Ibu yang selalu ada di sisiku, selalu mendoakanku di setiap detikmu. Kini di 19 tahunku ini,  bagiku hanya padamu ku labuhkan cinta sejatiku, cinta yang akan selalu abadi hingga aku menutup mata, dan kita berada disurga.

Tulisan ini semata hanya sebagian ungkapan sayangku untuk Ibu di hari Ibu, meski tak q tatap langsung kedua matamu, tak q sampaikan secara langsung selamat hari Ibu, tapi Ibu, yakinlah dalam tiap doakupun aku selalu menyebut nama Ibu. Akan selalu ada Ibu diseluruh bagian hatiku.

Aku selalu menunggu waktu untuk kita bertemu, kan q peluk dan q ciumimu Ibu

Ibu aku rindu.. :)

Aku sayang Ibu disetiap detikku

Aku cinta Ibu disetiap waktuku

Terkadang pula aku ta bisa dan ta mampu menuruti semua kemauanmu, maafkanlah semua sifat keegoisanku Ibu.

Ibu..

Aku begitu bangga

Aku begitu bersyukur

Menjadi buah hatimu

Selamat hary Ibu, semoga Ibu  selalu bahagia di kehidupan ini, Amin :)

i IBU :)

♥my dear diary♥

ismayadwi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: